Google vs Samsung : Siapa Punya VR Terbaik

Perkembangan teknologi gadget jaman sekarang sudah tidak bisa ditahan lagi arusnya. Mulai dari komputer, smartphone, hingga bermacam peralatan lainnya yang kini telah mengadopsi artificial intelligence. Dari mulai teknologi yang sangat bermanfaat untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari, hingga yang hanya untuk sekedar bersenang-senang saja.

Bayangkan saja, pada jaman dahulu bahkan kita harus berkumpul di balai desa untuk bisa menonton siaran TV secara berjamaah. Sedangkan sekarang bahkan anak kecil sudah bisa  mengoperasikan smartphone mereka sendiri untuk menonton siaran live streaming. Memang perkembangan jaman sungguh tidak bisa dicegah bukan?

Belum lagi beberapa teknologi yang sedang hits saat ini VR dan AR. Tentu anda tau VR bukan? Contohnya yaitu kacamata yang tergabung dengan headphone itu. Nah itu adalah salah satu produk yang mengadopsi teknologi VR. Namun taukah anda sebenarnya apa itu VR danAR? Simak artikel di bawah ini sampai habis.

Apa Beda VR dengan AR?

Google Cardboard, perangkat VR yang harus dirakit sendiri

Google Cardboard, perangkat VR yang harus dirakit sendiri

Virtual Reality atau biasa disebut VR adalah teknologi yang memanipulasi gelombang di otak manusia sehingga otak menjadi terpengaruh dan menganggap bahwa dirinya sedang berinteraksi dalam dimensi semu yang disimulasikan oleh komputer. Jadi dengan menggunakan sebuah gadget yang menjalankan sebuah sistem VR, kita seakan tengah berada dalam dunia atau kenyataan digital.

Biasanya gadget yang digunakan untuk mengoperasikan teknologi VR ini alat yang digunakan berbentuk sebuah kacamata dan headphone. Sehingga indera penglihatan dan pendengaran manusia terhadap dunia nyata terisolasi. Nah dari situlah VR akan mulai memanipulasi gelombang yang ada pada otak kita.

Sedangkan jika Augmented Reality atau AR adalah sebuah teknologi menggabungkan realita dengan dunia virtual. Jadi dalam sebuah AR, kita akan melihat apa yang ada dan sedang terjadi pada dunia nyata saat ini. Hanya saja dalam kenyataan augmented tersebut terdapat juga beberapa objek digital baik itu 2D maupun 3D. Contoh nyata  Augmented Reality ini ada pada game Pokemon Go, tau dong pasti?

Review Headset VR Terbaik : Google vs Samsung

Samsung Gear VR yang hanya mendukung perangkat Samsung

Samsung Gear VR yang hanya mendukung perangkat Samsung

Untuk gadget yang menggunakan teknologi VR, sudah banyak brand yang memproduksinya. Dan dalam dunia persaingan ini, terdapat pula dua nama perusahaan besar dalam dunia teknologi. Siapa lagi kalau bukan Google dan Samsung. Dalam urusan VR, Google memiliki Google Cardboard sedangkan Samsung percaya diri dengan Samsung Gear VR andalan mereka.

Namun, diantara dua brand terebut ternyata terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Apa saja perbedaan Google Cardboard dan Samsung Gear VR? Simak ulasan di bawah ini:

  • Google Cardboard sendiri memiliki banyak varian seperti Knox V2, UC 2.0, View Master, Powis Views 2.0, C1 Glass, Homido Mini, DSCVR, VR ONE GX, Dark Shader, Knox Aluminium dan EVA. Sedangkan Samsung hanya memiliki satu varian yaitu Gear VR.
  • Soal desain, Google Cardboard tergantung pada bagaimana user merakitnya. Sedangkan untuk Samsung Gear memiliki desain yang lebih paten karena dari pabrik sudah terakit seperti itu. Selain itu, dari sisi kenyamanan juga Google Cardboard tidak lebih baik dari Samsung Gear VR karena tidak memiliki strap.
  • Kekurangan Google Cardboard lainnya yaitu tidak memiliki input kontrol, lebih merepotkan ketimbang Samsung Gear VR yang memilikinya.
  • Sedangkan kekurangan dari Samsung Gear VR adalah device ini hanya bisa compatible dengan perangkat smartphone dan tablet keluaran Samsung saja. Beda dengan Google Cardboard yang dapat mendukung perangkat semua jenis Android dan Apple Smartphone.